2

Silaturahmi dan Dialog Kebangsaan Forum-Forum Kabupaten Demak (FKUB. FPBI dan FKDM)

1

Kondisi kerukunan umat beragama (baik intern maupun antar umat beragama) serta kondisi kehidupan sosial kemasyarakatan di wilayah Kabupaten Demak selama ini relatif berjalan kondusif. Salah satu upaya untuk menjaga situasi dan kondisi ini adalah dengan melaksanakan silaturahmi dan dialog antar Forum-Forum yang ada di wilayah Kabupaten Demak, yang meliputi FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama), FPBI (Forum Persaudaraan Bangsa Indonesia) serta FKDM (Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat). Berangkat dari dasar inilah Kantor Kesbangpolinmas Kabupaten Demak pada hari Kamis tanggal 30 Maret 2017 menggelar kegiatan Silaturahmi dan Dialog Kebangsaan dengan tema Penguatan Peran Lintas Tokoh dalam Menjaga Keutuhan NKRI dalam Bingkai Kebhinekaan.

“Kegiatan ini kami selenggarakan guna menjaga soliditas, kekompakan serta dalam rangka meningkatkan kinerja peran dan fungsi Forum-Forum yang telah dibentuk oleh Pemerintah Kabupaten Demak, meliputi FKUB (Forum Kerukunan antar Umat Beragama), FKDM (Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat) serta FPBI (Forum Persaudaraan Bangsa Indonesia)” kata Kepala Seksi Perlindungan Masyarakat Kantor Kesbangpolinmas, Bapak Anwar Masdari S.IP, MM saat menyampaikan laporan penyelenggara.

Bupati Demak dalam sambutannya mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Demak mengapresiasi kegiatan ini sebab bermuatan sangat strategis. Berkumpulnya seluruh Pengurus dari tiga Forum yang dibentuk Pemkab Demak atas perintah undang-undang adalah hal yang sangat istemewa, apalagi keberadaan Forum-Forum ini selama ini telah berkiprah secara nyata dalam menjaga keharmonisan wilayah Demak.

Ketua FPBI Kabupaten Demak, Bapak Yohanes Warsis, SH mengatakan bahwa FPBI terpanggil untuk ikut berperan secara nyata melalui upaya-upaya sesuai peran dan tugasnya guna mempertahankan nilai-nilai luhur bangsa, menjaga nilai-nilai pluralisme serta mendukung terciptanya peningkatan kualitas kerukunan antar etnis, agama, suku bangsa dan golongan khususnya di wilayah Kabupaten Demak dan di wilayah NKRI pada umumnya.

Bapak Khoirul Shaleh, SH, MM, Ketua FKDM Kabupaten Demak menyampaikan bahwa permasalahan sosial yang saat ini sedang kita hadapi bersama-sama antara lain masalah kemiskinan, kualitas pendidikan, pengangguran, SARA, kerusakan lingkungan, kesenjangan sosial, fasilitas kesehatan, narkoba, keamanan dan penyakit seksual. Penanganan atas permasalahan-permasalahan tersebut tentunya menjadi tanggungjawab kita semua sesuai dengan peran masing-masing. FKDM sesuai dengan ranah tugasnya tentunya harus bisa ambil bagian dalam penanganan permasalah-permasalahan tersebut.

Ketua FKUB Kabupaten Demak Bapak Drs. H. Abdullah Syifa’ mengatakan bahwa kehidupan keagamaan ideal pada masyarakat Indoenesia yang plural diwujudkan melalui menerima perbedaan beragama baik inter maupun antar umat beragama; tidak membanding-bandingkan, mencela, menghakimi paham dan tindakan keagamaan yang berbeda; saling hormat menghormati dan bisa bekerjasama; adil dan obyektif.

Kepala Kantor Kesbangpolinmas Kabupaten Demak Bapak Drs.Taufik Rifa’i selaku moderator menggarisbawahi paparan dari Para Ketua Forum-Forum, bahwa setiap komponen bangsa harus menciptakan keharmonisan dan kerukunan sebab hubungan yang harmonis menjadi kunci penting untuk memperkuat kebhinekaan, keberhasilan pembangunan nasional dan tetap tegaknya NKRI.

Acara yang berlangsung mulai jam 09.00 – 12.00 WIB tersebut dihadiri 100 (seratus) orang peserta terdiri dari Pengurus FKUB, FPBI, FKDM, unsur Ormas, tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda se Kabupaten Demak.

“Semoga situasi wilayah Kabupaten Demak yang selama ini relatif kondusif bisa kita jaga dan kita pertahankan bersama”kata Kepala Kantor Kesbangpolinmas sekaligus menutup kegiatan. (nph&af)

Posted in berita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>